Rabu, 25 Februari 2015

Berbahagialah

Untuk siapa pun yang sedang dilanda pilu, hidup memang tak selalu sesuai dengan kehendakmu. Takdir takkan pernah menuruti semua perintahmu. Bahkan, mimpi yang selama ini kau harap menjadi nyata, tak jua berwujud nyata dalam hidupmu.

Lantas, apakah engkau bisa dengan bebas mencaci kehidupan yang kita jalani ini?

Aku rasa tidak, bagaimana menurutmu?

Tuhan menciptakan semesta, lengkap dengan isi dan lelakonnya. Tak lupa, Tuhan juga menghadirkan pertemuan dan perpisahan. Menciptakan keberhasilan lengkap dengan kegagalan. Menyandingkan suka dan duka. Mempersembahkan pagi dan malam. Penuh perbedaan namun tetap asyik saling melengkapi dan membuat semesta ini menjadi berwarna. Entah warna merah muda, jingga atau abu. Yang pasti kita semua (mungkin) sudah terbiasa dengan hal itu.

Terkadang, kita terlalu akrab dan bangga mengahadapi masalah dengan mengeluh. Padahal kita masih bisa menghadapi masalah dengan derajat yang lebih tinggi, menghadapinya dengan tangguh. Meski tak setangguh Gatot Kaca dan tak sekuat Bima. Setidaknya, kita masih bisa berusaha menjadi tangguh dan bersyukur.

Mungkin kita pernah merasa, hidup ini tak adil. Apa yang kita perjuangkan tak memberikan hasil yang sesuai. Jauh dari prediksi. Hingga kita lupa, keikhlasan dalam menjalani hidup. Bukankan untuk tetap hidup, kita harus selalu berusaha dan berjuang? 
Jadi, jika engkau memutuskan untuk berhenti dititik ini, menyerah disini, apakah engkau memutuskan untuk mengakhiri hidupmu?

Tenanglah, kesedihan yang kau rasa belum tentu kesedihan yang teramat sedih. Kegagalan yang kau dapat belum tentu akhir dari kesuksesan itu. Masih banyak, yang hidupnya lebih sulit dan kacau dari hidupmu. Apakah kau pernah terpikir, kehidupan lain diluar kehidupanmu?
Pernahkah kau memiliki niatan untuk mengunjungi mereka, berbagi sedikit kebahagiaan yang kau miliki dibalik kehidupanmu yang kau anggap paling menyedihkan?

Percayalah, Tuhan selalu ada bagi mereka yang berusaha, bagi mereka yang berjuang mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan. Tentu saja, Tuhan akan memberikan bonus lebih pada siapa saja yang mampu menghadirkan sedikit kebahagiaan diantara keterpurukan yang dimiliki oleh orang lain.

Berbahagialah!
Roda kehidupan takkan pernah berhenti berputar. Jika hari ini kau sedang terpuruk karena semua hal yang buruk tengah menimpamu. Mungkin esok, Tuhan memberikan kuasanya untuk menggantikan air mata dengan senyuman. Dengan sesuatu yang penuh kejutan dan mengejutkan. Hidupmu sangat berharga, tak sepantasnya kau mengeluh dan mengalah pada keadaan. Berbahagialah, karena kau telah di uji oleh-Nya yang akan memberikan hadiah yang pantas untuk kesabaran dan ketangguhan yang kau miliki.

         
                 Purwakarta, 25 Februari 2015
 
Dari yang selalu berusaha membahagiakan hidupmu

10 komentar:

  1. Betul sekali, mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah justru memperumitnya.

    BalasHapus
  2. Terkadang Mengeluh pun Tak Ada Gunanya, Belajar Ikhlas itu Lebih Baik

    BalasHapus
  3. Ketika dunia seakan tak adil pada ku, di situ kadang saya merasa sedih... Hihihi... Berbahagialah... Hihihi... :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahaha korban meme Ibu Polwan ya, kamu ?
      Terima kasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  4. Betul banget, harus berpikiran positif dan bahagia.

    BalasHapus
  5. Iya, terima kasih sudah berkunjung :)

    BalasHapus
  6. wah setuju banget, Tuhan memang akan memberikan ujian agar hamba Nya bisa naik kelas... kaya sekolah.. haha berbahagialah selalu.. salam laper...

    BalasHapus
  7. Selalu, Tuhan selalu menguji pada hambanya yang dirasa kuat dan mampu menghadapi serta menyelesaikan setiap masalah.
    Terima kasih sudah berkunjung :)

    BalasHapus